Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2023

Gerak Cepat Bhabinsa dan Babinkamtibmas Respon Bencana

PAMEKASAN-Hari Senin tanggal 12 Februari 2024 sekira pukul 15.30 WIB, di wilayah Kecamatan Kadur tepatnya di Dusun Bungberuh Desa Kertagena Daya dan di Dusun Tobaja 1 Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kab. Pamekasan telah terjadi Bencana alam  hujan lebat dan disertai angin kencang  yang menyebabkan sebagian rumah warga  rusak.  Bhabinsa dan Bhabinkamtimas saat dilokasi "Sekira pukul 15.30 WIB di wilayah Desa Kertagena Daya dan Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur terjadi hujan deras disertai angin kencang sehingga mengakibatkan bencana alam pohon roboh dan menimpa rumah, kandang dan mushola milik warga, serta memporak porandakan genting dan atap rumah, alhamdulillah akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil, " papar Kasi Humas Sri Sugiarto, setelah mendapatkan informasi dari Kapolsek Kadur AKP Tamsil Effendi.  Adapun identitas warga yang tertimpa musibah dan kerugian materiil sebagai berikut,  Di Dusun Bungberuh Ds. Kertagena Daya, Ach. Zaini  u

FRPB Pamekasan dan Mahasiswa UMM Malang Lakukan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana

Pamekasan- Mitigasi dan kesiapsiagaan bencana adalah upaya mengurangi dampak terjadinya bencana. Banyak kegiatan yang bisa dilaksanakan sebagai bentuk mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.  Saat penanaman pohon bersana siswa MI Al-Falah X dan Mahasiswa UMM Malang Data dari Inarisk BNPB disebutkan bahwa ada 8 ancaman bencana di Kabupaten Pamekasan, yaitu banjir, tanah longsor, kebakaran hutan lahan dan pemukiman, cuaca ekstrim, tsunami, gempa bumi, gelombang pasang, dan kekeringan. Hal tersebut disampaikan Chandra Kirana, Ketua Harian FRPB Pamekasan dimana dalam waktu 1 bulan ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN UMM Malang dan berbagai pihak melaksanakan kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan. "Mitigasi bencana yang dilaksanakan berupa penanaman pohon di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar. Bibit tanaman akasia dan mahoni didapat dari Dinas Kehutanan Wilayah Sumenep Cabang Pamekasan," ucapnya, Minggu (05/02/2023) Penana

FRPB dan KKN UMM Malang Tanam Pabrik Oksigen

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan bersama mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melakukan penghijauan atau menanam pabrik oksigen di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Pamekasan.  Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk mitigasi bencana sebagai upaya mengurangi dampak terjadinya bencana.  Data dari Inarisk BNPB disebutkan bahwa ada 8 ancaman bencana di Kabupaten Pamekasan, yaitu banjir, tanah longsor, kebakaran hutan lahan dan pemukiman, cuaca ekstrim, tsunami, gempa bumi, gelombang pasang, dan kekeringan. Chandra Kirana, Ketua Harian FRPB Pamekasan menyampaikan bahwa dalam waktu 1 bulan ini berkolaborasi dengan mahasiswa KKN UMM Malang dan berbagai pihak melaksanakan kegiatan mitigasi dan kesiapsiagaan bencana di Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan. "Mitigasi bencana yang dilaksanakan berupa penanaman pohon sebagai pabrik oksigen dan mencegah longsor dan banjir di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar. Bibi