Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2022

Gerak Cepat Bhabinsa dan Babinkamtibmas Respon Bencana

PAMEKASAN-Hari Senin tanggal 12 Februari 2024 sekira pukul 15.30 WIB, di wilayah Kecamatan Kadur tepatnya di Dusun Bungberuh Desa Kertagena Daya dan di Dusun Tobaja 1 Desa Bungbaruh, Kecamatan Kadur, Kab. Pamekasan telah terjadi Bencana alam  hujan lebat dan disertai angin kencang  yang menyebabkan sebagian rumah warga  rusak.  Bhabinsa dan Bhabinkamtimas saat dilokasi "Sekira pukul 15.30 WIB di wilayah Desa Kertagena Daya dan Desa Bungbaruh Kecamatan Kadur terjadi hujan deras disertai angin kencang sehingga mengakibatkan bencana alam pohon roboh dan menimpa rumah, kandang dan mushola milik warga, serta memporak porandakan genting dan atap rumah, alhamdulillah akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materiil, " papar Kasi Humas Sri Sugiarto, setelah mendapatkan informasi dari Kapolsek Kadur AKP Tamsil Effendi.  Adapun identitas warga yang tertimpa musibah dan kerugian materiil sebagai berikut,  Di Dusun Bungberuh Ds. Kertagena Daya, Ach. Zaini  u

Tips Menghindari Petir

Berhubung saat ini musim hujan dan sering diikuti petir, ayo baca beberapa tips menghindari petir. 1. Segeralah masuk ke dalam ruangan atau mobil, jika sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur. 2. Jika berada di kolam renang, segera naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.  3. Jangan berlindung di bawah pohon, karena pohon yang tersambar petir, energinya dapat melompat ke tubuh. 4. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi mudah tersambar petir.  5. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman, karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya. 6. Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung. 7. Jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-5 meter dengan orang lain agar terhindar dari hantaran energi saat ada petir.

Unira bersama FPRB dan FRPB Edukasi Masyarakat dan Kenalkan Layanan Ambulans

Pamekasan- Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) bersama mahasiswa KKN kelompok 10 Unira Pamekasan mengedukasi masyarakat Desa Bukek Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan, Rabu (28/12/2022). Kegiatan tersebut diinisiasi mahasiswa KKN Unira Pamekasan dengan diikuti 100 peserta terdiri atas ibu-ibu sekitar Balai Desa Bukek, Perangkat Desa, Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. "Pamekasan ini rawan bencana, ada 9 ancaman bencana di Kabupaten Pamekasan. Dan di Desa Bukek salah satu ancamannya adalah kebakaran," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB. Budi menyampaikan, bahwa masyarakat harus memahami terkait bencana yang sering terjadi di sekitar kita. Bagaimana cara mencegah terjadinya, bagaimana cara menyelesaikan masalahnya. "Hari ini kita belajar tentang bagaimana memadamkan api karena kebocoran tabung gas yang sering terjadi di rumah tangga serta mengenalkan layanan ambulans FRPB

7 Hari, Operasi SAR Nelayan Pamekasan yang Jatuh ke Laut Dihentikan

Pamekasan- Operasi Search and Rescue (SAR) nelayan M (35) warga Desa Toket Kecamatan Proppo Kabupaten Pamekasan yang jatuh ke laut dihentikan pada hari ke-7.  Demikian disampaikan Analis Muda Kebencanaan BPBD Kabupaten Pamekasan Budi Cahyono yang setiap hari melaksanakan pencarian bersamaan tim gabungan yang terdiri atas BPBD Pamekasan, Basarnas Pos Sumenep, TNI AD, TNI AL, Polri, relawan FRPB Pamekasan. "Berdasarkan Peraturan Kepala Basarnas No. 22 Tahun 2009 tentang Pedoman penyelenggaraan Operasi SAR, maka setelah pencarian 7 hari operasi dihentikan," jelasnya, Kamis (29/12/22). Budi menyampaikan, bahwa tim gabungan selama 7 hari melakukan penyisiran dari Pantai Jumiang Pamekasan sampai ke perairan Sumenep. "Kami melakukan pencarian mulai dari Pantai Jumiang sampai perairan Sumenep. Kami memgitari Pulau Gili Raja, Pulau Gilingan, dan Pulau Gili Genting," ucapnya. Budi juga menjelaskan, bahwa kondisi cuaca ekstrim menjadi kendala dalam pencarian. Tim g

Pamekasan Rawan Bencana, Unira bersama FPRB dan FRPB Edukasi Masyarakat

Pamekasan- Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) dan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) bersama mahasiswa KKN kelompok 18 Unira Pamekasan mengedukasi masyarakat Desa Konang Kecamatan Galis Kabupaten Pamekasan, Sabtu (17/12/2022). Kegiatan tersebut diinisiasi mahasiswa KKN Unira Pamekasan dengan diikuti 110 peserta terdiri atas ibu-ibu sekitar kantor Desa Konang, perangkat desa, siswa, guru, serta wali murid TK Darma Wanita Konang Pamekasan. "Pamekasan ini rawan bencana, ada 9 ancaman bencana di Kabupaten Pamekasan. Di Desa Konang sering terjadi kebakaran, kekeringan, dan sekarang sudah sering banjir," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB. Budi menyampaikan, bahwa masyarakat harus memahami terkait bencana yang sering terjadi di sekitar kita. Bagaimana cara mencegah terjadinya, bagaimana cara menyelesaikan masalahnya. "Hari ini kita belajar tentang bagaimana memadamkan api karena kebocoran tabung gas yang sering terjadi di rumah tangga, dan simulasi g