Langsung ke konten utama

Penumpang Kapal Terjun ke Laut

FRPB, Pamekasan : Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan melakukan pencarian terhadap satu korban penumpang kapal KMP DLN Oasis di perairan Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/9/2022).  Tim SAR Gabungan saat akan melakukan pencarian Via Dermaga Pasean Bpbd Pamekasan mendapat laporan hari Senin, jam 20.00 WIB dan selanjutnya berkoordinasi dengan Pos SAR Sumenep. Selanjutnya dilakukan Mapping area untuk pencarian korban pada Selasa pagi. Pencarian M. Yusril Ahmadi (19) dilakukan, setelah mendapat laporan dari perwira deck KMP DLN Oasis. Diketahui laki-laki tersebut berasal dari Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Analis Kebencanaan Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan pada Minggu (11/9/2022) lalu sekitar pukul 19.45 WIB, korban meloncat dari atas kapal. "Sempat dilakukan pencarian oleh petugas kapal selama 3 jam, tapi belum ditemukan," ucapnya. Budi

24 Jam Nonstop, Relawan FRPB Tanggulangi Covid-19

Mennjadi relawan penanggulangan bencana memerlukan kesiapan fisik dan mental. Utamanya relawan yang menanggulangi kasus Covid-19. Seperti para relawan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan, yang kadang hanya beristirahat lima menit dalam sehari.

KASUS Covid-19 di Pamekasan mulai melonjak sejak pertengahan Juni 2021 lalu. Sejak saat itu, rumah sakit rujukan Covid-19 yang semula hanya berisi dua sampai tiga pasien, perlahan-lahan bertambah banyak. Pertambahan pasien pun terbilang drastis.
 Satgas Covid-19 Pamekasan mencatat, sejak terjadi lonjakan, setiap hari ada tambahan tidak kurang dari sepuluh pasien. Dampaknya, rumah sakit rujukan akhirnya penuh. Masyarakat pun mulai panik. Utamanya saat kabar duka yang diumumkan lewat pengeras suara kerap terdengar.

Sejak RSUD dr Slamet Martodirdjo penuh, pemkab membangun tenda tampung yang melayani antrean pasien Covid-19. FRPB Pamekasan ikut andil di dalamnya. Bahkan, tidak hanya membangun tenda, mereka juga siaga 24 jam nonstop.

FRPB berada di bawah koordinasi Budi Cahyono. Pria berkumis lebat yang kebetulan menjabat sebagai Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan. Di bawah koordinasinya, FRPB tidak mengenal lelah.

Selama 24 jam, FRPB ikut terlibat dalam penanganan kasus Covid-19. Pertama, terlibat dalam kegiatan penyekatan lalu lintas di terminal bongkar barang. Kedua, ikut andil dalam pemulasaraan jenazah. Ketiga, terlibat dalam penyemprotan barang-barang PMI yang pulang dan diisolasi di Gedung Islamic Center (GIC). Keempat, aktif dalam pengisian tabung oksigen. Termasuk, melakukan desinfeksi ke rumah warga dan melakukan evakuasi jika terjadi bencana.

”Di luar tugas itu, FRPB juga aktif mencarikan donor darah dan memantau potensi bencana non Covid-19. Motivasi FRPB terlibat aktif dalam penanggulangan bencana semata-mata untuk mengurai derita dan beban masyarakat,” terang Budi Cahyono.

Menurut dia, dalam penanggulangan Covid-19 perlu penanganan khusus. Sebab, terkategori penyakit menular. Jika masyarakat pada umumnya takut terlihat dalam kasus penanganan Covid-19, tidak demikian dengan FRPB. ”Mengapa personel FRPB berani? Karena kami selalu belajar dan diberi pemahaman baik akan Covid-19. Termasuk cara menanggulanginya,” imbuhnya.

Dijelaskan, sebagai manusia biasa, anggota FRPB juga merasa lelah. ”Karena kegiatan kami cukup padat, mustahil jika tidak lelah. Capek itu pasti kami rasakan. Tapi, setiap ada kesempatan, personel diwajibkan istirahat walau hanya lima menit. Di mana pun tempatnya, jika ada peluang harus istirahat,” terangnya.

Budi mengatakan, kerja 24 jam nonstop sudah menjadi salah satu konsekuensi relawan, orang yang rela dan mengabdikan diri pada kerja-kerja penanggulangan bencana. ”Selama 24 jam kami selalu siap membantu masyarakat dan selalu siaga dalam penanggulangan bencana,” tuturnya.

Ditambahkan, penanggulangan bencana merupakan urusan bersama dan menjadi kewajiban semua warga negara. Hal itu tertuang dalam UU Nomor 24 Tahun 2007. ”Kami siap memberikan edukasi serta pemahaman tentang pandemi dan bencana lainnya. Jika dibutuhkan atau mengetahui ada bencana, kami siap hadir memberi bantuan,” janjinya.

Ditegaskan, kerja 24 jam nonstop, relawan FRPB tidak berbayar alias murni untuk pengabdian. ”Kami hanya punya komitmen siap membantu siapa pun. Kami tidak pernah membeda-bedakan siapa pun yang butuh bantuan pertolongan FRPB. Anggota FRPB siap urunan menjalankan misi kemanusiaan. Tidak ada kebahagiaan sebagai relawan kecuali melihat beban masyarakat berkurang,” tegasnya.

Eksistensi FRPB mendapat apresiasi dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Sebab, selalu terlibat dalam penanggulangan Covid-19. Karena itu, pemkab memberi bantuan sembako dan suplemen kepada 25 personel FRPB. ”Ini bentuk apresiasi kami atas pengorbanan mereka. Sebab, selama ini mereka membantu secara ikhlas tanpa menerima bayaran,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Penulis : Zainul khafi 
Editor : Syamsul Hidayat
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRPB Pamekasan Berikan Doorprize pada Siswa saat Vaksinasi

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendukung penuh vaksinasi Covid-19 sebagai program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.  FRPB Pamekasan saat memberikan Doorprize pada Siswa usai Vaksinasi Salah satu dukungan FRPB Pamekasan dengan menyediakan doorprize bagi siswa yang mengikuti vaksinasi di MAN 2 Pamekasan. "Pemberian doorprize ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami para relawan terhadap pemerintah. FRPB menyediakan hadiah ini kepada siswa MAN 2 Pamekasan yang telah melakukan vaksinasi," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB Pamekasan, Kamis (24/09/2021). Budi mengaku bahagia karena pada saat launching sekolah tangguh di MAN 2 Pamekasan tersebut, antusias siswa yang mengikuti vaksinasi luar biasa. "Saya bahagia melihat antusias siswa untuk vaksinasi. Jumlahnya hampir mencapai 500 orang, ini luar biasa. Orang tua dan siswa sangat memahami pentingnya vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Kedepan,

Pastikan Lansia Sehat Pasca Ramadhan Bersama Rumah Zakat

Pamekasan, 25 Mei 2021 - Pagi itu halaman Polindes  Bunut di Desa Plakpak Pegantenan Pamekasan, terlihat cukup ramai oleh para lansia. Bukan tanpa alasan, pasalnya dihari itu akan dilaksanakan program rutin ramah lansia, Selasa (25/5). Dalam pelaksanaannya diawali dengan senam bersama kemudin dilakukan cek identitas terhadap lansia, setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta cek metabolik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, lansia pun diminta menggunakan masker dan mencuci tangannya. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan, untuk terus menjaga himbauan pemerintah setempat agar setiap Penerima Manfaat dapat terjaga dari penularan virus Corona.  Selain cek metabolik seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, cek berat badan, cek tensi, dan konsultasi ringan terkait beberapa penyakit ada juga pemberian PMT.  Dengan bantuan Rumah Zakat melalui Relawannya, hingga saat ini kesehatan para Lansia dapat terpantau, khususnya pasca r

Bupati Pamekasan Luncurkan Bantuan Air Bersih

Pemkab Pamekasan - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta para petugas pengantar air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan untuk bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan maksimal. Menurutnya, kesabaran dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak kekeringan harus tertanam kuat dalam hati sebagai prinsip bekerja ikhlas serta profesional. "Keikhlasan, kesabaran, serta komitmen memberikan yang terbaik menjadi bagian dari prinsip kita dalam pelayanan. Ikhlas, sabar, profesional sesuai dengan tugas dan fungsi, bagian dari pondasi kita," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan dalam acara launching pendistribusian air bersih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (13/9/2021). Dikatakan, kerja keras dan kerja ikhlas para pengantar air bersih bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang memiliki nilai soleh di sisi Allah SWT. "Mudah-mudahan karena kita ikhlas, kita sab