Langsung ke konten utama

Tips Menghindari Petir

Berhubung saat ini musim hujan dan sering diikuti petir, ayo baca beberapa tips menghindari petir. 1. Segeralah masuk ke dalam ruangan atau mobil, jika sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur. 2. Jika berada di kolam renang, segera naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.  3. Jangan berlindung di bawah pohon, karena pohon yang tersambar petir, energinya dapat melompat ke tubuh. 4. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi mudah tersambar petir.  5. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman, karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya. 6. Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung. 7. Jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-5 meter dengan orang lain agar terhindar dari hantaran energi saat ada petir.

24 Jam Nonstop, Relawan FRPB Tanggulangi Covid-19

Mennjadi relawan penanggulangan bencana memerlukan kesiapan fisik dan mental. Utamanya relawan yang menanggulangi kasus Covid-19. Seperti para relawan Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan, yang kadang hanya beristirahat lima menit dalam sehari.

KASUS Covid-19 di Pamekasan mulai melonjak sejak pertengahan Juni 2021 lalu. Sejak saat itu, rumah sakit rujukan Covid-19 yang semula hanya berisi dua sampai tiga pasien, perlahan-lahan bertambah banyak. Pertambahan pasien pun terbilang drastis.
 Satgas Covid-19 Pamekasan mencatat, sejak terjadi lonjakan, setiap hari ada tambahan tidak kurang dari sepuluh pasien. Dampaknya, rumah sakit rujukan akhirnya penuh. Masyarakat pun mulai panik. Utamanya saat kabar duka yang diumumkan lewat pengeras suara kerap terdengar.

Sejak RSUD dr Slamet Martodirdjo penuh, pemkab membangun tenda tampung yang melayani antrean pasien Covid-19. FRPB Pamekasan ikut andil di dalamnya. Bahkan, tidak hanya membangun tenda, mereka juga siaga 24 jam nonstop.

FRPB berada di bawah koordinasi Budi Cahyono. Pria berkumis lebat yang kebetulan menjabat sebagai Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan. Di bawah koordinasinya, FRPB tidak mengenal lelah.

Selama 24 jam, FRPB ikut terlibat dalam penanganan kasus Covid-19. Pertama, terlibat dalam kegiatan penyekatan lalu lintas di terminal bongkar barang. Kedua, ikut andil dalam pemulasaraan jenazah. Ketiga, terlibat dalam penyemprotan barang-barang PMI yang pulang dan diisolasi di Gedung Islamic Center (GIC). Keempat, aktif dalam pengisian tabung oksigen. Termasuk, melakukan desinfeksi ke rumah warga dan melakukan evakuasi jika terjadi bencana.

”Di luar tugas itu, FRPB juga aktif mencarikan donor darah dan memantau potensi bencana non Covid-19. Motivasi FRPB terlibat aktif dalam penanggulangan bencana semata-mata untuk mengurai derita dan beban masyarakat,” terang Budi Cahyono.

Menurut dia, dalam penanggulangan Covid-19 perlu penanganan khusus. Sebab, terkategori penyakit menular. Jika masyarakat pada umumnya takut terlihat dalam kasus penanganan Covid-19, tidak demikian dengan FRPB. ”Mengapa personel FRPB berani? Karena kami selalu belajar dan diberi pemahaman baik akan Covid-19. Termasuk cara menanggulanginya,” imbuhnya.

Dijelaskan, sebagai manusia biasa, anggota FRPB juga merasa lelah. ”Karena kegiatan kami cukup padat, mustahil jika tidak lelah. Capek itu pasti kami rasakan. Tapi, setiap ada kesempatan, personel diwajibkan istirahat walau hanya lima menit. Di mana pun tempatnya, jika ada peluang harus istirahat,” terangnya.

Budi mengatakan, kerja 24 jam nonstop sudah menjadi salah satu konsekuensi relawan, orang yang rela dan mengabdikan diri pada kerja-kerja penanggulangan bencana. ”Selama 24 jam kami selalu siap membantu masyarakat dan selalu siaga dalam penanggulangan bencana,” tuturnya.

Ditambahkan, penanggulangan bencana merupakan urusan bersama dan menjadi kewajiban semua warga negara. Hal itu tertuang dalam UU Nomor 24 Tahun 2007. ”Kami siap memberikan edukasi serta pemahaman tentang pandemi dan bencana lainnya. Jika dibutuhkan atau mengetahui ada bencana, kami siap hadir memberi bantuan,” janjinya.

Ditegaskan, kerja 24 jam nonstop, relawan FRPB tidak berbayar alias murni untuk pengabdian. ”Kami hanya punya komitmen siap membantu siapa pun. Kami tidak pernah membeda-bedakan siapa pun yang butuh bantuan pertolongan FRPB. Anggota FRPB siap urunan menjalankan misi kemanusiaan. Tidak ada kebahagiaan sebagai relawan kecuali melihat beban masyarakat berkurang,” tegasnya.

Eksistensi FRPB mendapat apresiasi dari Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Sebab, selalu terlibat dalam penanggulangan Covid-19. Karena itu, pemkab memberi bantuan sembako dan suplemen kepada 25 personel FRPB. ”Ini bentuk apresiasi kami atas pengorbanan mereka. Sebab, selama ini mereka membantu secara ikhlas tanpa menerima bayaran,” kata Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

Penulis : Zainul khafi 
Editor : Syamsul Hidayat
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRPB Pamekasan Berikan Doorprize pada Siswa saat Vaksinasi

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendukung penuh vaksinasi Covid-19 sebagai program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.  FRPB Pamekasan saat memberikan Doorprize pada Siswa usai Vaksinasi Salah satu dukungan FRPB Pamekasan dengan menyediakan doorprize bagi siswa yang mengikuti vaksinasi di MAN 2 Pamekasan. "Pemberian doorprize ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami para relawan terhadap pemerintah. FRPB menyediakan hadiah ini kepada siswa MAN 2 Pamekasan yang telah melakukan vaksinasi," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB Pamekasan, Kamis (24/09/2021). Budi mengaku bahagia karena pada saat launching sekolah tangguh di MAN 2 Pamekasan tersebut, antusias siswa yang mengikuti vaksinasi luar biasa. "Saya bahagia melihat antusias siswa untuk vaksinasi. Jumlahnya hampir mencapai 500 orang, ini luar biasa. Orang tua dan siswa sangat memahami pentingnya vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Kedepan,

Pastikan Lansia Sehat Pasca Ramadhan Bersama Rumah Zakat

Pamekasan, 25 Mei 2021 - Pagi itu halaman Polindes  Bunut di Desa Plakpak Pegantenan Pamekasan, terlihat cukup ramai oleh para lansia. Bukan tanpa alasan, pasalnya dihari itu akan dilaksanakan program rutin ramah lansia, Selasa (25/5). Dalam pelaksanaannya diawali dengan senam bersama kemudin dilakukan cek identitas terhadap lansia, setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta cek metabolik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, lansia pun diminta menggunakan masker dan mencuci tangannya. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan, untuk terus menjaga himbauan pemerintah setempat agar setiap Penerima Manfaat dapat terjaga dari penularan virus Corona.  Selain cek metabolik seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, cek berat badan, cek tensi, dan konsultasi ringan terkait beberapa penyakit ada juga pemberian PMT.  Dengan bantuan Rumah Zakat melalui Relawannya, hingga saat ini kesehatan para Lansia dapat terpantau, khususnya pasca r

Doni Monardo Resmi Serahkan Jabatan Kepala BNPB kepada Ganip Warsito

FRPB Pamekasan – Letjen TNI Dr. (H.C) TNI Doni Monardo resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Letjen TNI Ganip Warsito. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (25/5/2021) di Aula Sutopo Purwo, Graha BNPB. Serah terima jabatan tersebut dilakukan setelah Presiden Joko Widodo melantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB pada Selasa (25/5) pagi, di Istana Presiden. “Selamat datang di komunitas oranye. Selamat bertugas di lingkungan BNPB,” ujar Sekretaris BNPB Lilik Kurniawan dalam sambutannya di upacara serah terima jabatan tersebut. Lilik mengatakan saat ini program kerja di BNPB sudah memasuki Triwulan II dan berjalan dengan baik. Hal itu berkat kepemimpinan Doni selama menjabat sebagai Kepala BNPB. Lilik juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Doni Monardo atas pengabdiannya selama memimpin BNPB. “Atas nama BNPB, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Doni Monardo y