Langsung ke konten utama

Penumpang Kapal Terjun ke Laut

FRPB, Pamekasan : Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan melakukan pencarian terhadap satu korban penumpang kapal KMP DLN Oasis di perairan Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/9/2022).  Tim SAR Gabungan saat akan melakukan pencarian Via Dermaga Pasean Bpbd Pamekasan mendapat laporan hari Senin, jam 20.00 WIB dan selanjutnya berkoordinasi dengan Pos SAR Sumenep. Selanjutnya dilakukan Mapping area untuk pencarian korban pada Selasa pagi. Pencarian M. Yusril Ahmadi (19) dilakukan, setelah mendapat laporan dari perwira deck KMP DLN Oasis. Diketahui laki-laki tersebut berasal dari Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Analis Kebencanaan Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan pada Minggu (11/9/2022) lalu sekitar pukul 19.45 WIB, korban meloncat dari atas kapal. "Sempat dilakukan pencarian oleh petugas kapal selama 3 jam, tapi belum ditemukan," ucapnya. Budi

Serentak Peringati HKB seluruh Indonesia

FRPB-Pamekasan, Senin 26 April 2021- Berlatih agar terlatih, tak bisa karena tak biasa. Makna kalimat ini adalah bahwa semua harus dari kebiasaan untuk menjadi bisa dan berlatih agar terlatih dalam berbagai hal, utamanya respon kebencanaan.

Kebiasaan atau latihan menjadi kata kunci bagi kita untuk lebih baik dalam melakukan kebisaan pada suatu keahlian atau metode. Sedikit deskripsi ini coba kita sambungkan dengan kondisi penyelamatan mandiri elemen masyarakat dalam Kebencanaan.

Latihan biar Selamat, sepertinya sederhana, tapi berlatih yang benar butuh pemahaman, apalagi latihan terkait kebencanaan. Paling tidak kita harus paham, apa ancaman bencana sekitar kita ? apa dampak dari ancaman itu terhadap kita, keluarga dan lingkungan ? Bagaimana kita dapat mengurangi risikonya ?

Tak hanya itu, Menurut Budi Cahyono Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, yang melansir seruan nasional terkait Hari Kesiapsiagaan Bencana atau HKB 2021 ini ada beberapa hal lainnya. Yakni juga kemana (tempat aman di sekitar kita) yang kita tuju bila ada informasi peringatan dini ? Baru latihan kita lakukan menuju tempat aman tadi.

Kemudian, dari mana ? dari tempat kita beraktifitas, bila sedang di rumah , kemana ? bila sedang di kantor, kemana ? bila sedang di pasar, kemana ? bila sedang di rumah ibadah, kemana ? termasuk anak2 kita, bila sedang di sekolah atau tempat les, kemana ?

“Kenapa harus berlatih ? ini konsekuensi tinggal di daerah rawan bencana, agar kita semua selamat. Tidak jadi korban bencana. Ingat, negara kita tercinta, dari Sabang sampai Merauke, terbentuk dari pertemuan 3 lempeng tektonik dunia selama ribuan bahkan jutaan tahun lalu,” tukasnya Senin (26/4/2021).

Pasalnya, sebagai negara yang dalam kawasan ring of fire, lempeng yang bertumbukan akan mengakibatkan gempa (bisa besar atau kecil) di Nusantara. Lalu,
kenapa butuh HKB /Hari Kesiapsiagaan Bencana ?

Dengan momentum itu, menurutnya, semua elemen butuh momen untuk latihan bersama dan sama sama berlatih. Terlebih HKB yang diperingati setiap tahun tanggal 26 April, yaitu hari diundangkannya UU nomor 24 Tahun 2007 atau Undang-undang tentang penanggulangan bencana.

“Apa yang bisa dilakukan pada HKB 2021 ?
BNPB mengajak, semua masyarakat, pada tanggal 26 April jam 10.00 waktu setempat, untuk, kita bunyikan kentongan/lonceng/alarm/sirine serempak selama 1 menit, lalu kita pergi ke tempat aman/evakuasi di sekitar kita yang sudah disepakati,” ungkapnya.

Dengan keserempakan inilah, pihaknya sudah berlatih secara bersama dalam upaya mengurangi risiko bencana meski dengan hal simulasi sederhana. Kedepan diharapkan kesadaran dan pemahaman bersama dalam penanggulangan bencana berbasis masyarakat akan lebih masif lagi dilakukan boleh berbagai stakeholder kebencanaan di seluruh pelosok negeri. (yon's)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRPB Pamekasan Berikan Doorprize pada Siswa saat Vaksinasi

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendukung penuh vaksinasi Covid-19 sebagai program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.  FRPB Pamekasan saat memberikan Doorprize pada Siswa usai Vaksinasi Salah satu dukungan FRPB Pamekasan dengan menyediakan doorprize bagi siswa yang mengikuti vaksinasi di MAN 2 Pamekasan. "Pemberian doorprize ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami para relawan terhadap pemerintah. FRPB menyediakan hadiah ini kepada siswa MAN 2 Pamekasan yang telah melakukan vaksinasi," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB Pamekasan, Kamis (24/09/2021). Budi mengaku bahagia karena pada saat launching sekolah tangguh di MAN 2 Pamekasan tersebut, antusias siswa yang mengikuti vaksinasi luar biasa. "Saya bahagia melihat antusias siswa untuk vaksinasi. Jumlahnya hampir mencapai 500 orang, ini luar biasa. Orang tua dan siswa sangat memahami pentingnya vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Kedepan,

Pastikan Lansia Sehat Pasca Ramadhan Bersama Rumah Zakat

Pamekasan, 25 Mei 2021 - Pagi itu halaman Polindes  Bunut di Desa Plakpak Pegantenan Pamekasan, terlihat cukup ramai oleh para lansia. Bukan tanpa alasan, pasalnya dihari itu akan dilaksanakan program rutin ramah lansia, Selasa (25/5). Dalam pelaksanaannya diawali dengan senam bersama kemudin dilakukan cek identitas terhadap lansia, setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta cek metabolik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, lansia pun diminta menggunakan masker dan mencuci tangannya. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan, untuk terus menjaga himbauan pemerintah setempat agar setiap Penerima Manfaat dapat terjaga dari penularan virus Corona.  Selain cek metabolik seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, cek berat badan, cek tensi, dan konsultasi ringan terkait beberapa penyakit ada juga pemberian PMT.  Dengan bantuan Rumah Zakat melalui Relawannya, hingga saat ini kesehatan para Lansia dapat terpantau, khususnya pasca r

Bupati Pamekasan Luncurkan Bantuan Air Bersih

Pemkab Pamekasan - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta para petugas pengantar air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan untuk bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan maksimal. Menurutnya, kesabaran dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak kekeringan harus tertanam kuat dalam hati sebagai prinsip bekerja ikhlas serta profesional. "Keikhlasan, kesabaran, serta komitmen memberikan yang terbaik menjadi bagian dari prinsip kita dalam pelayanan. Ikhlas, sabar, profesional sesuai dengan tugas dan fungsi, bagian dari pondasi kita," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan dalam acara launching pendistribusian air bersih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (13/9/2021). Dikatakan, kerja keras dan kerja ikhlas para pengantar air bersih bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang memiliki nilai soleh di sisi Allah SWT. "Mudah-mudahan karena kita ikhlas, kita sab