Langsung ke konten utama

Pick Up Bawa 20 Penumpang Tetguling

FRPB Pamekasan - Terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal di Jalan Raya Pamekasan-Pakong, Ds. Tlagah, Kec. Pegantenan, Kab. Pamekasan, Senin (15/4/2024) Sekira pukul 17.15 Wib. Kasi Humas Polres Pamekasan AKP Sri Sugiarto mengatakan, bahwa kecelakaan tersebut terjadi karena kurang hati-hatinya Pengemudi Kendaraan Pick-Up No. Pol.: DK 8681 BB saat melaju dari arah timur ke barat menikung ke kiri. Lantaran pengemudi tidak dapat menguasai kemudinya sehingga Kendaraan Pick-Up tersebut terguling ke kanan yang berakibat korban 20 orang (termasuk sopir) mengalami luka-luka. “Untungnya, tidak ada korban meninggal dunia, hanya kerugian materiil sekira 5 juta rupiah,” katanya. Lebih lanjut, ia menjelaskan faktor Kecelakaan tersebut diduga penumpang melebihi kapasitas dan pengemudi lengah. “Mendengar adanya laporan kejadian tersebut anggota Polsek Pegantenan segera mendatangi TKP, melakukan tindakan pertama di TKP, kemudian mencari keterangan saksi dan mendata korban,” katanya. Berdasar

Bpbd Pamekasan Berikan Mitigasi bencana pada Latsar Mastapala IAIN Madura

Pamekasan, Minggu, 11 April 2021 - Bpbd Pamekasan menjadi pemateri Mitigasi Bencana pada kegiatan Latsar Mastapala IAIN Madura. Kegiatan di laksanakan di Aula Fakultas Tarbiyah IAIN.

Pada kegiatan tersebut di paparkan tentang Mitigasi bencana serta tugas pokok dan fungsi Bpbd dalam penanggulangan bencana. Mitigasi bencana saat ini mempunyai peran penting dalam penanggulangan bencana, karena bisa mengurangi dampak dan resiko bencana.

Budi Cahyono Supervisor PusdalOps PB Bpbd Pamekasan mengatakan, banyak komponen yang harus bersinergi dan berkolaborasi dalam Penanggulangan Bencana termasuk masyarakat.

Sesuai UU no 24 tahun 2007 bahwa Penanggulangan Bencana adalah urusan bersama. Jadi semua komponen harus berkolaborasi dalam Penanggulangan Bencana.
Berkaitan dengan Mitigasi Bencana maka sudah saatnya kita merubah paradigma dari Tanggap Darurat ke Pencegahan. Dengan Mitigasi Bencana maka diharapkan dampak dan resiko bencana akan berkurang dan diminimalisir baik kerugian harta benda maupun korbannya.

"Mitigasi Bencana adalah serangkaian kegiatan dalam rangka mengurangi dampak dan Risiko Bencana sehingga kerugian dan korban bencana dapat diminimalisir," ujarnya.

Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan lancar, serta di harapkan peran anggota Mastapala untuk berkolaborasi dalam penanggulangan bencana tetap berlanjut dan lebih di tingkatkan.

Toyyibatul Qomariyah Ketua Umum Mastapala IAIN Pamekasan berterima kasih kepada Perwakilan Bpbd Pamekasan yang telah memberikan Materi Mitigasi dan Kesiapsiagaan Bencana pada Latsar yang di adakan di Kampus IAIN Madura.
Terima kasih kami sampaikan kepada PusdalOps Bpbd Pamekasan yang sudah memberikan materi mutigasi dan kesiapsiagaan bencana. Semoga Ilmu ini bermanfaat bagi semua anggota Mastapa IAIN Madura. (Yon's)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BMKG Perkirakan Suhu Tinggi di Jawa Timur

Pamekasan, Frpb- Suhu udara di wilayah Jawa Timur beberapa hari terakhir tercatat 35-36 derajat Celcius yang terjadi di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Fenomena ini akibat gerak semu matahari yang pada tanggal 23 September 2022 lalu berada di garis  ekuator dan saat ini sedang bergerak ke wilayah selatan.  "Pada saat matahari bergerak menuju selatan ekuator akan mengalami titik kulminasi utama yang akan terjadi pada tanggal 11  sampai 14 Oktober di Jawa Timur," kata Kepala Stasiun BMKG Juanda, Taufiq Hermawan dalam keterangan tertulisnya, Selasa (27/9/2022). Taufiq menjelaskan bahwa kulminasi merupakan kondisi matahari tepat berada di atas lintang pengamat, sehingga menyebabkan bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpu dengan benda itu sendiri atau hari tanpa bayangan.  Fenomena ini normal terjadi sebanyak dua kali dalam setahun dan tidak berkaitan dengan fenomena gelombang panas, terangnya lagi Meskipun suhu udara diprakirakan masih cukup tin

RELAWAN FRPB PAMEKASAN KEMBALI GELAR OPERASI BIBIR SUMBING GRATIS

 Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan dan Cahaya Ummat kembali menggelar kegiatan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis. Operasi tersebut dilaksanakan di RS Eka Husada Menganti, Gresik, Sabtu (3/7/2021). Fery Perdana Putra, Relawan FRPB Pamekasan mengatakan, operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis telah dilaksanakan kepada 4 orang pasien, yakni Moh. Alif dari Ds. Pagendingan, Kec. Larangan, Kab. Pamekasan, Moh. Iqbal dari Ds. Campor, Kec. Proppo, Kab. Pamekasan, Achmad Gibran dari Ds. Jambringin, Kec. Proppo, Kab. Pamekasan, dan Noval dari Ds. Robatal, Kec. Robatal, Kab. Sampang. "Alhamdulillah, operasi berhasil dilaksanakan di Rumah Sakit Eka Husada Menganti, Gresik," tuturnya. "Kegiatan ini akan terus berkelanjutan, apabila ada yang perlu, silakan mendaftarkan ke Sekretariat FRPB Kabupaten Pamekasan," pungkasnya. Sementara itu, Tim Dokter RS Eka Husada Menganti, Gresik sangat berterima kasih kepa

BPBD Pamekasan Kirim Personel Latihan Gabungan USAR dan Navigasi Digital

Pamekasan - Bpbd Pamekasan mengirimkan 10 personel pada Latihan Gabungan USAR dan Navigasi Digital ke Mojokerto untuk meningkatkan Kapasitas dan Kemampuan Personel. Kegiatan Latihan Gabungan tersebut diadakan oleh FPRB Mojokerto bekerja sama dengan BNPB, BPBD Provinsi, FORB Jawa Timur dan Basarnas. Latihan Gabungan tersebut diadakan tanggal 3-4 Juni 2023 bertempat di Area Kasumi, Gondang Kabupaten Mojokerto dengan diikuti oleh ratusan personel mulai dari Aceh, Bali, Jawa Timur, jawa Tengah dan beberapa Daerah lainnya. Selain dari BPBD kegiatan Latihan Gabungan tersebut juga diikuti oleh relawan dari berbagai Organisasi.  BPBD Pamekasan mengirimkan 10 personel dengan dibagi 2 dengan rincian 5 untuk USAR dan 5 personel dalam Navigasi Digital. Tujuan kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan Kesiapsiagaan personel dalam Penanggulangan Bencana. Diharapkan paska latihan tersebut personel lebih paham dalam mengatasi kemungkinan yang terjadi dalam penanggulangan bencana. Analis