Langsung ke konten utama

Penumpang Kapal Terjun ke Laut

FRPB, Pamekasan : Tim SAR gabungan BPBD Pamekasan melakukan pencarian terhadap satu korban penumpang kapal KMP DLN Oasis di perairan Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Selasa (13/9/2022).  Tim SAR Gabungan saat akan melakukan pencarian Via Dermaga Pasean Bpbd Pamekasan mendapat laporan hari Senin, jam 20.00 WIB dan selanjutnya berkoordinasi dengan Pos SAR Sumenep. Selanjutnya dilakukan Mapping area untuk pencarian korban pada Selasa pagi. Pencarian M. Yusril Ahmadi (19) dilakukan, setelah mendapat laporan dari perwira deck KMP DLN Oasis. Diketahui laki-laki tersebut berasal dari Desa Pengadang Utara, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat.  Analis Kebencanaan Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan pada Minggu (11/9/2022) lalu sekitar pukul 19.45 WIB, korban meloncat dari atas kapal. "Sempat dilakukan pencarian oleh petugas kapal selama 3 jam, tapi belum ditemukan," ucapnya. Budi

Tak Hanya Prinsip Demokrasi, Doni: Kedepankan Prinsip Ekokrasi.

Pamekasan, 27 Maret 2021 –Doni Monardo mengenalkan jargon ‘Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita’ setelah menjabat sebagai kepala BNPB pada 2019 lalu. Hal ini tidak terlepas dari kepeduliaan yang tinggi terhadap lingkungan. Konsistensi dalam menjaga alam membawa Doni dianugerahi gelar doktor kehormatan atau doktor _honoris causa_. 

Kepedulian dan kecintaan Doni terhadap alam ini terbentuk sejak bertugas sebagai seorang militer. Di dalam pemikirannya, Doni mengatakan bahwa merawat bangsa tidak hanya mengedepankan prinsip demokrasi atau kedaulatan rakyat tetapi juga ekokrasi atau kedaulatan lingkungan.

“Merawat bangsa tidak hanya mengedepankan prinsip _democracy_ (kedaulatan rakyat), tetapi juga harus mengedepankan prinsip _ecocracy_ atau kedaulatan lingkungan,” ujarnya melalui pesan video saat penganugerahan yang berlangsung di IPB University, Bogor, Sabtu (27/3).

Lanjutnya, prinsip ini didukung dengan konteks yang lebih holistik yaitu pendapatnya mengenai konteks ketuhanan, sesama dan alam. 

“Dalam konteks religius, umat Islam tidak hanya diwajibkan menjaga hubungan dengan Allah SWT hablum minallah dan hubungan sesama manusia hablum minannas, tetapi juga hubungan dengan alam, hablum minal ‘alam,” kata Doni. 

Sosok Doni Monardo yang dekat dengan alam ini tidak terlepas dari latar belakangnya sebagai seorang militer. Ia lebih banyak bertugas di daerah operasi dan sebelumnya selalu berlatih di kawasan hutan. Lima puluh persen waktu pengabdian saat bertugas di Kopassus dihabiskannya dengan berada di hutan. 

“Sehingga setiap saat saya pasti ketemu tanaman, ketemu pohon. Ketemu mata air, ketemu binatang dan hewan,” ucapnya.  

Ia mengatakan bahwa tugas di kemiliteran membuatnya merasa bahwa tanpa alam, tanpa hutan, manusia tidak ada apa-apanya. 

“Karena kita itu bisa bernafas, bisa mendapatkan air, itu semuanya berasal dari kawasan hutan sehingga itu yang membuat saya, mengantar saya, setiap saya ditugaskan di manapun hampir pasti selalu memperhatikan masalah lingkungan,” ucap Doni yang pernah menjabat Danjen Kopassus dan Danpaspampres. 

Kisah yang membuatnya semakin mengagumi alam ketika pada April 1988 Doni terselamatkan pecahan roket yang mengarah kepadanya. Ia selamat karena berlindung di balik pohon kala itu. 

“Jadi ada pohon besar, di bawahnya itu ada lubang, jadi saya masuk ke dalam lubang itu. Jadi ketika pecahan roket itu menerpa bagian atas kepala saya, itu tempelan, lempengan besi cukup banyak,” tuturnya.

Ia melanjutkan, “Artinya kalau saya tidak masuk di bagian dalam, mungkin sebagian besar badan saya sudah terkena potongan roket dan bisa selamat karena ada pohon besar. Jadi saya termasuk yang harus berhutang budi kepada pohon-pohon itu.” 

Ketika menjadi komandan brigade, danrem, danpaspampres, danjen Kopassus dan pangdam, salah satu program yang ia tekankan yaitu penanaman pohon. Karya mulianya tampak pada kawasan sejuk penuh pepohonan di Brigif Para Raider 3 Tri Budi Sakti di Kariango dan Batalyon 731 Kabaresi di Masohi. Ia juga membuat program pemulihan Sungai Citarum. 

“Air sumber kehidupan, sungai adalah peradaban bangsa. Bagaimana kita bisa dianggap sebagai bangsa yang beradab, ketika mata air kita musnahkan dan sungai kita cemari,” ucap Doni saat membacakan pidato orasi di IPB University. 

Berbagai upaya kepedulian dalam hubungan sesama dan alam diwujudkan dengan berbagai kegiatan seperti membangun hubungan dengan Pemerintah Timor Leste, pemulihan pascakonflik Maluku dengan emas hijau dan emas biru serta penegakan hukum ekokrasi terhadap para perusak lingkungan. 


Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

Penulis : Budi Cahyono
Editor    : Syamsul Hidayat 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRPB Pamekasan Berikan Doorprize pada Siswa saat Vaksinasi

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendukung penuh vaksinasi Covid-19 sebagai program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.  FRPB Pamekasan saat memberikan Doorprize pada Siswa usai Vaksinasi Salah satu dukungan FRPB Pamekasan dengan menyediakan doorprize bagi siswa yang mengikuti vaksinasi di MAN 2 Pamekasan. "Pemberian doorprize ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami para relawan terhadap pemerintah. FRPB menyediakan hadiah ini kepada siswa MAN 2 Pamekasan yang telah melakukan vaksinasi," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB Pamekasan, Kamis (24/09/2021). Budi mengaku bahagia karena pada saat launching sekolah tangguh di MAN 2 Pamekasan tersebut, antusias siswa yang mengikuti vaksinasi luar biasa. "Saya bahagia melihat antusias siswa untuk vaksinasi. Jumlahnya hampir mencapai 500 orang, ini luar biasa. Orang tua dan siswa sangat memahami pentingnya vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Kedepan,

Pastikan Lansia Sehat Pasca Ramadhan Bersama Rumah Zakat

Pamekasan, 25 Mei 2021 - Pagi itu halaman Polindes  Bunut di Desa Plakpak Pegantenan Pamekasan, terlihat cukup ramai oleh para lansia. Bukan tanpa alasan, pasalnya dihari itu akan dilaksanakan program rutin ramah lansia, Selasa (25/5). Dalam pelaksanaannya diawali dengan senam bersama kemudin dilakukan cek identitas terhadap lansia, setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta cek metabolik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, lansia pun diminta menggunakan masker dan mencuci tangannya. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan, untuk terus menjaga himbauan pemerintah setempat agar setiap Penerima Manfaat dapat terjaga dari penularan virus Corona.  Selain cek metabolik seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, cek berat badan, cek tensi, dan konsultasi ringan terkait beberapa penyakit ada juga pemberian PMT.  Dengan bantuan Rumah Zakat melalui Relawannya, hingga saat ini kesehatan para Lansia dapat terpantau, khususnya pasca r

Bupati Pamekasan Luncurkan Bantuan Air Bersih

Pemkab Pamekasan - Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam meminta para petugas pengantar air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan untuk bekerja ikhlas dalam memberikan pelayanan maksimal. Menurutnya, kesabaran dan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak kekeringan harus tertanam kuat dalam hati sebagai prinsip bekerja ikhlas serta profesional. "Keikhlasan, kesabaran, serta komitmen memberikan yang terbaik menjadi bagian dari prinsip kita dalam pelayanan. Ikhlas, sabar, profesional sesuai dengan tugas dan fungsi, bagian dari pondasi kita," kata Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat memberikan sambutan dalam acara launching pendistribusian air bersih di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (13/9/2021). Dikatakan, kerja keras dan kerja ikhlas para pengantar air bersih bagian dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara yang memiliki nilai soleh di sisi Allah SWT. "Mudah-mudahan karena kita ikhlas, kita sab