Langsung ke konten utama

Tips Menghindari Petir

Berhubung saat ini musim hujan dan sering diikuti petir, ayo baca beberapa tips menghindari petir. 1. Segeralah masuk ke dalam ruangan atau mobil, jika sedang berada di luar ruangan dan mendengar guntur. 2. Jika berada di kolam renang, segera naik dan menjauh, karena petir dapat menghantarkan energi ke air.  3. Jangan berlindung di bawah pohon, karena pohon yang tersambar petir, energinya dapat melompat ke tubuh. 4. Jauhi tiang listrik, menara atau sesuatu yang tinggi mudah tersambar petir.  5. Jangan berada di sawah, lapangan, atau taman, karena petir mencari tanah untuk melepaskan energinya. 6. Jika sedang mengendarai motor, segeralah berhenti dan cari tempat untuk berlindung. 7. Jika sedang berteduh di luar ruangan, atur jarak 3-5 meter dengan orang lain agar terhindar dari hantaran energi saat ada petir.

KUATKAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA dan 4S

Pamekasan, 31 Maret 2021, Hasil survei di Jepang, pada kejadian gempa Great Hanshin Awaji 1995, menunjukkan bahwa  prosentase  korban  selamat  dalam  durasi “golden  time"  disebabkan  oleh  
(1)  Kesiapsiagaan Diri Sendiri sebesar 34.9%, 
(2) Dukungan anggota keluarga 31,9 %, 
(3) Teman/Tetangga 28,1%, 
(4) Orang Lewat 2,60%, 
(5) Regu Penolong 1,70 %, dan
(6) lain-Lain 0,90%.

Berdasarkan ilustrasi tersebut, sangat jelas bahwa faktor yang paling menentukan adalah penguasaan pengetahuan penyelamatan yang dimiliki oleh diri sendiri, keluarga dan komunitas di sekitarnya.  Di Jepang setiap  tanggal  1  September,  ditetapkan  sebagai Hari Pencegahan Bencana” (Disasters Prevention Day) ditandai dengan melaksanakan gladi dan simulasi bencana nasional   secara serentak di seluruh negeri. Demikian pula di Indonesia setiap tanggal 26 April diperingati sebagai Hari Kesiapsiagaan Bencana dengan gerakan simulasi serentak pada masyarakat terpapar multihazard. 

Apakah sudah dilakukan di Kota Kita? Sudah ..! meski prosentasenya masih perlu terus ditingkatkan bahkan kalaupun sudah bisa diulang (drill) , sembari menunggu terus bertambahnya prosentase dari tahun ke tahun, baik yang akan dilakukan oleh BNPB, BPBD Provinsi / Kabupaten Pamekasan dan lembaga lainnya maka yang juga sangat strategis, efektif dan efisien adalah setiap saat "MENGINGATKAN" masyarakat terpapar maupun pemangku Penanggulangan Bencana di Kabupaten Pamekasan tentang Kewaspadaan, Pencegahan dan Kesiapsiagaan menghadapi bahaya bencana yaitu dgn melakukan "PROMOSI PRB" atau Pro PRB . Promosi PRB adalah strategi komunikasi perubahan perilaku kepada seluruh lapisan masyarakat yg bertujuan "mempengaruhi" secara terus menerus agar masyarakat menjadi terbiasa mempraktekkan (refleks) pada pesan pesan dalam promosi PRB.

Sebagai ilustrasi Kementerian Kesehatan beberapa tahun yang lalu pada Promkes / promosi kesehatan, program "SUAMI SIAGA" telah berhasil merubah PERILAKU MASYARAKAT yang sebelumnya menyerahkan urusan persalinan kepada mertua/orangtua pasangan menjadi tanggung jawab suami, yang apabila istrinya masuk pada masa kehamilan 9 bulan maka akan menghindari bepergian jauh (kecuali tugas).  Demikian juga perubahan perilaku masyarakat "care" terhadap jentik jentik nyamuk, ini bagian keberhasilan promosi 3 M,  Menguras, Menutup, dan Mengubur. 
Demikian pula kita biasa melihat petugas SPBU yang dipengaruhi oleh promosi  BI dengan Slogan 3D : Dilihat, Diraba, dan Diterawang. Dengan menggunakan seluruh media (media mix) promosi tersebut bersifat masif. 
Dalam dunia marketing dikenal dengan istilah "menggoreskan pesan" pada "otak/ingatan" produsen agar menjadi refleks konsumennya 
Contoh Reflek : Air mineral pasti... 
                           Sepeda motor pasti.. 
                           Pasta gigi pasti.. 
Produk yg lain sulit untuk menjadi reflek penyebutan kata (kecuali berfikir beberapa detik dulu). Mereka yang berkecimpung pada seni penyampaian pesan yg efektif, paling tidak mensyaratkan diantaranya kata dan kalimat yg : sederhana, singkat, mudah diingat, dan mudah dipahami. .. 

MENGAPA 4S ?
Saat ada gejala munculnya bahaya menuju bencana maka yang dibutuhkan KE-SEGERA-AN ( Immediately ) yang didalamnya mengandung makna Tanggap/Peduli, Tangkas dan Sigap, bukan sikap sebaliknya .  Sikap yang seperti inilah yang kita harapkan menjadi GOAL perubahan ditengah masyarakat yang terpapar maupun seluruh pemangku penanggulangan di Pamekasan dalam Pro PRB 

SEGERA AMATI
Segera mengamati gejala munculnya Bahaya yang berpotensi menimpa masyarakat, tentu saja masyarakat perlu memahami dengan berbagai referensi yang banyak tersedia (bila dari Pengamatan ini berkesimpulan Aman maka 3S dibawahnya tak berlaku) 

SEGERA HINDARI
Segera menghindar (tanggap evakuasi) menuju tempat aman yg telah disepakati bersama perangkat dan tokoh masyarakat setempat sebagai tempat Aman dari bahaya bencana 

SEGERA AMANKAN 
Segera mengamankan diri ditempatkan evakuasi sementara dengan membawa keluarga dan surat surat penting yg telah dipersiapkan dalam tas siaga, bersyukur bila masih bisa menolong keluarga lainnya

SEGERA LAPORKAN
Segera melaporkan kejadian tersebut kepada pemangku penanggulangan bencana untuk dapat dilakukan penanganan. 

Untuk memperkaya khazanah pro PRB maka sudah sewajarnya kita selalu berlatih agar bisa terlatih

Lindungi Titik Aman 
Terpimpin Kemanusiaan. 
Penulis : Budi Cahyono
Editor    : Syamsul Hidayat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FRPB Pamekasan Berikan Doorprize pada Siswa saat Vaksinasi

PAMEKASAN- Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Kabupaten Pamekasan mendukung penuh vaksinasi Covid-19 sebagai program pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Virus Corona.  FRPB Pamekasan saat memberikan Doorprize pada Siswa usai Vaksinasi Salah satu dukungan FRPB Pamekasan dengan menyediakan doorprize bagi siswa yang mengikuti vaksinasi di MAN 2 Pamekasan. "Pemberian doorprize ini sebagai salah satu bentuk dukungan kami para relawan terhadap pemerintah. FRPB menyediakan hadiah ini kepada siswa MAN 2 Pamekasan yang telah melakukan vaksinasi," jelas Budi Cahyono Koordinator FRPB Pamekasan, Kamis (24/09/2021). Budi mengaku bahagia karena pada saat launching sekolah tangguh di MAN 2 Pamekasan tersebut, antusias siswa yang mengikuti vaksinasi luar biasa. "Saya bahagia melihat antusias siswa untuk vaksinasi. Jumlahnya hampir mencapai 500 orang, ini luar biasa. Orang tua dan siswa sangat memahami pentingnya vaksinasi Covid-19," ungkapnya. Kedepan,

Pastikan Lansia Sehat Pasca Ramadhan Bersama Rumah Zakat

Pamekasan, 25 Mei 2021 - Pagi itu halaman Polindes  Bunut di Desa Plakpak Pegantenan Pamekasan, terlihat cukup ramai oleh para lansia. Bukan tanpa alasan, pasalnya dihari itu akan dilaksanakan program rutin ramah lansia, Selasa (25/5). Dalam pelaksanaannya diawali dengan senam bersama kemudin dilakukan cek identitas terhadap lansia, setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penimbangan berat badan serta cek metabolik. Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, lansia pun diminta menggunakan masker dan mencuci tangannya. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan, untuk terus menjaga himbauan pemerintah setempat agar setiap Penerima Manfaat dapat terjaga dari penularan virus Corona.  Selain cek metabolik seperti cek gula darah, kolesterol, asam urat, cek berat badan, cek tensi, dan konsultasi ringan terkait beberapa penyakit ada juga pemberian PMT.  Dengan bantuan Rumah Zakat melalui Relawannya, hingga saat ini kesehatan para Lansia dapat terpantau, khususnya pasca r

Doni Monardo Resmi Serahkan Jabatan Kepala BNPB kepada Ganip Warsito

FRPB Pamekasan – Letjen TNI Dr. (H.C) TNI Doni Monardo resmi menyerahkan jabatannya sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Letjen TNI Ganip Warsito. Serah terima jabatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (25/5/2021) di Aula Sutopo Purwo, Graha BNPB. Serah terima jabatan tersebut dilakukan setelah Presiden Joko Widodo melantik Letjen TNI Ganip Warsito sebagai Kepala BNPB pada Selasa (25/5) pagi, di Istana Presiden. “Selamat datang di komunitas oranye. Selamat bertugas di lingkungan BNPB,” ujar Sekretaris BNPB Lilik Kurniawan dalam sambutannya di upacara serah terima jabatan tersebut. Lilik mengatakan saat ini program kerja di BNPB sudah memasuki Triwulan II dan berjalan dengan baik. Hal itu berkat kepemimpinan Doni selama menjabat sebagai Kepala BNPB. Lilik juga menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih kepada Doni Monardo atas pengabdiannya selama memimpin BNPB. “Atas nama BNPB, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Doni Monardo y